Zaskia Adya Mecca membagikan momen saat terjun langsung memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
Dalam sederet unggahan di Instagram Stories, Zaskia menjelaskan sulitnya memadamkan kebakaran di lahan gambut yang apinya tidak langsung padam hingga keterbatasan selang yang digunakan.
"Alhamdulillah dapat kesempatan hari ini partisipasi memadamkan lahan
gambut yang terbakar, berat banget taunya," ungkap Zaskia Adya Mecca
seperti diberitakan detikHot, Kamis (22/10).
"Jadi, madamin satu titik harus ditungguin minimal 2 menit. Selang jangan
digoyang-goyangin karena bawahnya masih kebakar cukup dalam," tuturnya.
Selain terjun langsung memadamkan api, Zaskia juga membagikan momen saat
melakukan asesmen dengan mengunjungi salah satu desa yang terisolasi.
"Pagi tadi dari jam 5 subuh sudah berangkat. Kami mampir ke Desa Kanarakan
yang cukup terpencil, tanpa sinyal dan akses hanya naik sampan," tulis
Zaskia di Instagram Story pada Rabu (21/10).
Ia bersama relawan lainnya menempuh perjalanan menggunakan sampan di tengah
kepungan kabut asap. Setibanya di sana, Zaskia tampak mengendarai motor bebek
untuk mengecek kondisi lahan yang terbakar.
"Ada 100 lebih KK, tadinya pun puskesmas sempat kosong enggak ada nakes,
pengobatan terdekat tiga jam. Kita bawa bantuan obat-obatan dari teman-teman
semua ya," tulis Zaskia.
"Ini namanya asesmen, setelah kedatangan awal, kami akan diskusi dan
putuskan bisa bantu apa jangka panjangnya," tulisnya di unggahan lain.
Hingga Kamis (22/10), Zaskia tampak masih berada di Palangkaraya, Kalimantan
Tengah. Ia menjadi relawan pemadam karhutla bersama organisasi Rangkul
Foundation dan Kita Bisa.
Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan luas area yang masih terbakar
terbesar, yakni lebih dari 321 hektare dari enam provinsi prioritas penanganan
karhutla.
Enam provinsi prioritas penanganan karhutla ini meliputi Kalimantan Tengah,
Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Riau.
Di luar enam provinsi prioritas, karhutla tercatat terjadi dengan luas lebih
dari 1.044 hektare. Sebanyak 44 hektare telah dipadamkan, sedangkan sekitar
1.000 hektare masih belum padam.
